|
Tentu saja hal tersebut menjadi patokan yang sangat penting bagi seorang dokter, dan menjadikannya sulit menerima bahan-bahan obat lainnya meskipun data-data empiris cukup menunjang penggunaannya.
Sedangkan pengobatan timur boleh dikatakan tidak mempunyai data-data
statistik yang cukup kuat melainkan data-data empiris yang diturunkan
dari generasi ke generasi yang berlangsung ratusan atau bahkan
ribuan tahun. Belum lagi metode pemeriksaannya yang kadang-kadang
tampak aneh bagi dunia medis misalnya deteksi penyakit yang hanya
memeriksa perubahan tekanan nadi. Ada juga ketakutan dalam menggabungkan
antara obat-obatan kimia dengan bahan-bahan tradisional.
Pada awalnya saya juga mengalami kebingungan dalam mencampur kedua
prinsip yang berbeda ini, tetapi melihat cukup banyaknya penyakit
yang dapat diatasi oleh bahan -bahan herbal yang tidak dapat dijangkau
oleh pengobatan medis maka saya memutuskan untuk menggunakannya.
Hanya saja saya tetap memakai kaidah-kaidah medis yang memiliki
standart yang jelas sebagai dasar penetapan diagnosa suatu penyakit
sedangkan pilihan obat tergantung jenis penyakitnya apakah efektif
diobati dengan pengobatan medis biasa ataukah dengan penggunaan
bahan-bahan herbal.
Pada awal tahun 1990 saya mulai bekerja sebagai Medical Advisor
pada suatu perusahaan multi level marketing terkemuka di Indonesia
(PT. Centra Nusa Insan Cemerlang) yang memasarkan produk yang
dikategorikan sebagai makanan kesehatan. Selama hampir 13 tahun
mendampingi mitra perusahaan yang membawa ribuan penderita untuk
berkonsultasi mengenai saran-saran penggunaan produk makanan kesehatan
dan kombinasinya dengan obat-obatan medis memberikan suatu pengalaman
yang sangat tinggi nilainya serta membuka cakrawala baru bagi
saya dalam hal pengobatan.
Bagaimana suplemen makanan kesehatan bisa mempunyai peran besar dalam proses kesembuhan penyakit menjadi perhatian utama saya sejak saat itu. Kita dapat melihat betapa banyaknya manfaat suplemen herbal yang perannya jauh melebihi manfaat vitamin yang kita kenal karena banyak suplemen herbal sudah mengandung banyak vitamin alamiah.
Dalam perkembangan selanjutnya perubahan pilihan pengobatan yang saya lakukan menjadi bergeser pada pengutamaan peningkatan daya tahan tubuh dengan menggunakan suplemen herbal ditambah pengobatan simptomatis dan pengurangan penggunaan antibiotika dan obat-obatan kimia akan meningkatkan daya tahan tubuh secara signifikan baik pada anak-anak maupun orang tua. Selain itu menghindari efek samping yang sangat merugikan tubuh kita selama penggunaan antibiotika yang dapat terjadi secara temporer atau menyebabkan kerusakan organ secara permanen.
Selama 17 tahun mengamati penggunaan herbal dalam pengobatan, saya menarik kesimpulan bahwa tubuh mempunyai kemampuan self healing yang luar biasa dimana ilmu kedokteran saat ini masih belum mampu mengungkapnya secara lengkap.
Untuk itulah saya mendirikan Klinik Natural yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memperluas kemungkinan kesembuhan penyakit dengan mengandalkan kemampuan self healing tubuh.
Ardjianto Irwanto, dr
|